Masyarakat Harus Tahu: Tradisi Gotong Royong di Subang Jadi Percontohan di Indonesia

RAKYATSUBANG.COM - Tingkat gotong royong masyarakat di Indonesia
khusunya Kabupaten Subang semakin berkurang, apalagi didaerah perkotaan yang
umunya masyarakat sibuk dengan kerjaan dan aktivitas masing-masing.
Untuk
mencegah hal tersebut hal tersebut Pemkab Subang yang bekerjasama dengan
Uiversitas Pindidikan Indonesia (UPI) dan Dinas Pendidikan Kab. Subang,
dengan bentuk pengabdian masyarakat mengadakan acara workshop penguatan hidup
bergotong royong melalui pendidikin, Rabu (19/8/2015).
Acara workshop yang dilaksanakan di Aula Setda Subang ini
diikuti oleh guru-guru sekolah yang berada dibawah naungan Disdik Subang,
dengan tujuan agar guru-guru tersebut mampu meningkatkan kembali rasa gotong
royong dari sejak anak-anak atau remaja sehingga cita-cita Subang yang memunyai
slogan rakyat Subang gotong royong Subang maju ini bisa terus dipertahankan.
Bupati Subang H Ojang Sohandi yang membrikan sambutan pada
acara tersbut menyampikan bahwa Subang merupkana kabupaten yang menjadi bahan
percontohan di Indonesia.
"Sebagian dari kita tentu masih ingat dengan acara
bulan bakhti gotong royong pertama kali tahun 2005 oleh bupati Eep Hidayat di
Tanjungsiang yang merupakan bahan atau cikal bakal adanya bulan bakti gotong
royong tingkat nasional oleh presiden Megawati pada saat ini, tentu kita sebagai kabupaten pengagas gotong royong marilah kita terus tingkatkan hal
tersbut dari sejak kecil yaitu dengan memberikan workshop ini kepada para
pengajarnya." ungkapnya.
Ojang juga menambahkan bahwa tugas gotong royong dimulai
dari Sekolah-sekolah, dan gotong royong bukan perintah dari Bupati atau
Pemerintah melinkan di perintahkan langsung dalam Al-qu'an.
"Gotong Royong merupakan perintah dalam Al-qura'an, dan
berikan pengajaran kepada anak-anak didik seperti yang sudah sering saya
sampaikan yaitu dengan tidak hanya memberikan pengajaran tapi juga lakukanlah
pelatihan dan berikan pengasuhan kepada anak-anak, sehingga tidak hanya gotong
royon, rasa hormat kepada guru seperti dulu akan kembali lagi, tidak seperti
sekarang yang anak sekolah saat bertemu gurunya hampir acuh tak acuh,"
imbuhnya.
Ojang juga berharap setelah selesainya acara ini kita bisa
menyadari pentingnya gotong royong, dan selogan Subang gotong royong Subang
maju bisa terus kita pertahankan dan bukan merupakan sebuah bentuk selogan
saja. (humas)
Follow @rakyatsubang