Jelang Pilkades Serentak, 34 Desa di Subang Diaudit

Menurut Sekertaris Irda Subang, Deden Herdiana, audit terhadap desa tersebut merupakan upaya pemerintah untuk mengemankan aset desa. Karena jika tidak diaudit dikhawatirkan banyak aset desa hilang.
"Kita audit semua aset desa baik aset bergerak maupun tidak bergerak. ini untuk antisipasi aset dubawa kabur oleh kepala desa yang masa jabatannya habis," katanya.
Aset desa dari mulai lemari sampai meja kerja, tidak luput dari audit.
"Semuanya, jadi nanti tidak ada beli-beli lagi barang baru, karena yang lama masih bisa dipergunakan," tambahnya.
Dalam audit yang dilakukan Irda tersebut diketahui bahwa, desa yang memiliki aset paling banyak yakni di Desa Blanakan. (*)
Sumbaer: KBE
Follow @rakyatsubang