Berkah Ramadhan, Akhirnya Perseteruan Guru dan Orang Tua di Subang Berakhir Damai

RAKYATSUBANG.COM - Dengan dipasilitasi oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kbupaten Subang akhirnya perseteruan guru dan orang tua siswa yang melaporkannya ke Polisi berakhir damai.
Dikutip dari akun Facebook Ade Mulyana yang menggambarkan bahwa guru yang dilaporkan oleh orang tua siswa itu berdamai. Prosesi islah/upaya perdamaian dilakukan pada Minngu (3/7/2016).
"Pada hari Minggu, 3 Juli 2016 pukul 09.15 sampai dengan
11.30 WIB bertempat di Sekretariat PGRI Kabupaten Subang telah terjadi prosesi
Islah/upaya damai mengenai kasus dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak
yang diduga dilakukan oleh seorang guru SD/anggota PGRI Kab. Subang," tulis Ade Mulyana dengan pemaparan sebanyak 4 kesepakatan.
PGRI Kabupaten Subang yang dipimpin oleh Bapak Drs. H.E
Kusdinar, M.Pd., sebagai fasilitator atau yang memediasi upaya islah/damai
kedua belah pihak ini, menyatakan bahwa;
1. Saling memaafkan diantara sesama kita adalah sesuatu yang tak ternilai
harganya apalagi terjadi di bulan suci Ramadhan ini.
2. Menghaturkan terimakasih kepada keluarga anak yang diduga mendapat tindak
kekerasan yang dengan ikhlas telah saling memaafkan satu sama lain dan telah
mencabut Laporan Polisi Nomor: LP-B/567/XI/2016/JBR/RES SBG.
3. Menghaturkan terimakasih pula kepada Tim pendamping hukum keluarga anak yang
diduga mendapat tindak kekerasan yaitu Lembaga Forum Masyarakat Peduli (FMP)
yang dipimpin oleh Bapak Asep Sumarna Toha telah
memberikan masukan/saran konstruktif sehingga terlaksananya islah/damai ini.
4. Menghaturkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan
berkorban dalam mengupayakan proses islah/damai ini, semoga Alaah SWT,,
mencatatnya sebagai amal shaleh.
Hidup guru...!!!
Hidup PGRI...!!!
Solidaritas Yess...!!!
Hidup PGRI...!!!
Solidaritas Yess...!!!