Hati-hati Banyak Razia di Subang
RAKYATSUBANG.COM - Kepada masyarakat Subang harus waspada
dengan adanya oprasi yang dilakukan pihak kepolisian Polres Subang karena saat
ini marak oprasi yang tidak menggunakan plang/papan pengumuman yang
memberitahuan adanya oprasi.
Jangan sampai peristiwa yang menimpa salah satu warga Subang
ini dialami oleh warga lainnya. Berikut adalah kesaksian seorang warga Sompi,
Andi yang kena oprasi disekitar pertigaan Tugu Leuit yang masuk kearah Sompi,
tepatnya percis diperkebunan bambu.
“Selamat pagi,” sapa polisi yang sedang melakukan oprasi
disekitar pertigaan tugu Leuit, Minggu (25/10) kepada Andi salah seorang warga
Sompi, Subang.
“Iya pagi pak,” jawab Andi.
“Mana SIM dan STNKnya dek?” Tanya pak polisi yang merupakan
anggota Satlantas Polres Subang.
“Ini pak, mau tanya ini kira-kira oprasi apa ya?” tanya
balik Andi, sambil menyerahkan SIM dan STNK motor matiknya.
“ya, Ini oprasi zebra lodaya,” tegas pak polisi.
“Kok nggak ada pengumumannya pak,” kata Andi sambil menunjuk
kedepan dan belakang.
“Seharusnya ada pak. Noh di jarak sekitar 100 meter dari
tempat oprasi.”
“Iya, silakan… Terima kasih,” kata pak Polisi seolah-olah
tidak mendengarkan perkataan Andi.
Diketahui memang saat ini sedang digelar Oprasi Zebra Lodaya
Tahun 2015 yang digelar Polres Subang dari mulai tanggal 23 Oktober sampai 4
November .
Namun belum ada keterangan resmi apakah oprasi yang
dilakukan selama oprasi zebra lodaya polisi boleh menilang tanpa papan
pengumuman dan tempatnya disekitaran kebun bambu yang mengarah ke Sompi? (Baca: Lawan Polisi Subang yang Maksa Tilang Sembarangan)
Masih bisa dibilang masuk akal jika melakukan oprasi
dibeberapa jalan besar yang berada di seluruh pelosok Subang. Namun sangat
mengelitik jika oprasi yang dilakukan anggota Polres Subang dilakukan di jalan
perkampungan. Seperti yang dilakukan hari ini.
Follow @rakyatsubang
