Bikin e-KTP Lambat, Warga Subang Ngeluh
RAKYATSUBANG.COM – Akibat lambatnya pembuatan kartu tanda
penduduk elektronik (e-KTP), membuat sejumlah warga di Kabupaten Subang ngeluh.
Bahkan ada yang sudah setahun lebih tak kunjung selesai.
Warga Kampung Bakan Lio, Desa Sawangan, Kecamatan Cipendeuy,
Ika Kanipa (26), mengatakan sudah melakukan pemotretan dan rekam sidik jari.
Namun, sampai saat ini e-KTP tersebut tak kunjung selesai. Padahal dirinya
sudah memohon e-KTP sejak setahun yang lalu. Dari mulai tingkat RT, desa sampai
kabupaten.
"Saya sudah bolak-balik Karawang-Subang untuk
menanyakan kejelasan E-KTP itu," ujarnya yang menjadi buruh di Kabupaten
Karawang tersebut, seperti dikutif dari Republika.co.id Jumat (27/11/2015).
Menurut Ika, kondisi ini sangat merugikan. Dirinya yang
menjadi buruh urban, sangat memerlukan kartu identitas ini. Saat ditanya
kepada petugas, alasannya, bahannya sampai saat ini belum ada. Kondisi ini
jelas sangat merugikan bagi masyarakat.
"Ada apa dengan pemerintah kita ini? Masa, membuat e-KTP sangat sulit sekali," ujarnya dengan nada tinggi.
"Ada apa dengan pemerintah kita ini? Masa, membuat e-KTP sangat sulit sekali," ujarnya dengan nada tinggi.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Subang Dadang Kurnianudin, saat
ini stok tinta sudah habis sejak 9 September lalu. Kondisi ini, sebenarnya
telah dilaporkan ke Pemprov Jabar. Tetapi, sampai saat ini tak ada solusi.
Dirinya menambahkan, saat ini, ada 6.000 pemohon e-KTP yang belum bisa
terlayani. Alasannya, lebih dari sebulan alat pencetak e-KTP tak bisa
dioperasikan.
"Lumpuhnya proses pencetakan e-KTP akibat kami kehabisan material tinta pencetakan," ujarnya. (*)
"Lumpuhnya proses pencetakan e-KTP akibat kami kehabisan material tinta pencetakan," ujarnya. (*)
Follow @rakyatsubang