Pelajar Kurang Mampu di Subang Dapat Bantuan Rp 3,3 Miliar

RAKYATSUBANG.COM - Pemerintah Kabupaten Subang melalui Dinas
Pendidikan Kabupaten Subang memberikan bantuan kepada siswa-siswi
SD/SMP/SMK/SMA secara simbolis oleh Bupati Subang H Ojang Sohandi yang
didampingi Kepala Dinas Pendidikan, E. Kusdinar, berupa Bantuan Langsung Tunai (BSM)
Gaputa Perak APBD Kabuparen Subang tahun 2015 dengan bentuk tabungan pendidikan
dari Bank BJB di Aula Pendodopo Bupati Subang, Kamis (5/11/2015)
Jumlah yang meneriama bantuan BSM Gapura Perak ini terdiri
dari 2.976 siswa SD, dengan besaran yang diterima sejumlah Rp
250.000/siswa/tahun, 2.828 siswa SMP, dengan besaran yang diterima Rp
500.000/siswa/tahun, 1.328 Siswa SMA dan 1.237 siswa SMK, dengan besaran yang
diterima Rp. 750.000, dengan jumlah keseluruhan yang diberikan sekitar Rp 3,3
miliar lebih yang berasal dari dana APBD Kabupaten Subang tahun 2015.
Dengan diberikannya bantuan berupa tabungan pendidikan ini
diharapkan tidak ada lagi siswa-siswi yang terhalang atau putus sekolah akibat
tidak adanya biyaya pendidikan yang semkin tahun semakin meningkat, serta
diharapkan besaran uang yang diterima tersebut digunakan untuk keperluan
sekolah soperti alat-alat sekolah, transportasi, biayaya les atau bahkan bekal
untuk sekolah.
Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Subang H Ojang Sohandi.
Ojang mengungkapkan bahwa dengan pemberian bantuan ini kedepan pendidikan kita
semakin maju, tidak ada lagi siswa yang terhalang akibat biayaya pendidikan,
apalagi bila kwalitas pendidik dan anak didik kita semakin hebat maka biyaya
untuk pendidikan akan lebih besar lagi.
"Dengan antusiasme dan semangat sperti ini semoga
pendidikan kita semakin maju, dan saya sendiri memiliki komitmen untuk
meningkatkan pendidikan kita pertama dari keaktifan dan kehadiran guru, karena
itu kunci utamanya. saya tidak akan memberikan toleransi kepada guru yang
tingkat kehadirannya kurang dari 20% dan hanya akan memberikan toleransi
tingkat ketidak hadiran 5% itupun dengan alasan yang jelas dan dapat
dipertanggung jawabkan." ungkap Ojang.
Ojang juga menambahkan, pemberian tunjangan kepada gurupun
kedepan, akan diberikan sesuai kehadirannya, bila sangat kurang makan
tunjangannya pun akan dikurangi.
"Kwalitas pendidikan tergantung pendidiknya,
maka tujangan yang diberikan juga nanti akan diberikan sesuai kehadirannya, dan
untuk meningkatkan kwalitas sisawa hari ini akan diberlakukan perbub wajib
membaca malam dimulai dari jam 6 sampai jam 8, dan pada paginya guru harus
bertanya tentang materi yang dibaca semalam, dan ingat untuk siswa yang
telambat datang kesekolah jangan disuruh pulang tanpa ada pengawasan dari guru,
atau disediakan kelas khusus untuk siswa yang datang." imbuhnya.
Bupati Ojang juga menyempatkan diri untuk berdiskusi dengan
para siswa dari SD, SMP dan SMK, untuk mengetahui program pemerintah dalam
bidang pendidikan, apakah sudah terasakan oleh para siswa baik berupa
fasilitas, proses mengajar dan transportasi.
Tidak hanya BSM yang diterima siswa, Kabupaten Subang juga
mempunyai program beasiswa untuk didalam negri dan luar negri, sebesar 8
miliyar, dan telang bekerjasama dengan Universitas Pajdajaran dengan
mendatangani MoU dan menitipakan dana sebesar 2 milyar untuk beasiswa dalam
negeri untuk mahasiswa dari daerah Subang. (*)
Follow @rakyatsubang