Belum Setahun, RKB di SMPN 4 Pagaden Nyaris Ambruk

RAKYATSUBANG.COM - Salah satu ruang kelas baru (RKB) yang berada di SMPN 4 Pagaden nyaris ambruk. Hal tersebut dikarenakan kualitas pekerjaan yang dilakukan kontraktor dinilai buruk.
Kepala Sekolah SMPN 4 Pagaden, Ating Hedi Irawan,
mengatakan, pembangunan ruang kelas yang dibiayai dana alokasi khusus
(DAK) Dinas Pendidikan 2014 sebesar Rp130 jutaan tersebut memang sangat tidak memuaskan.
"Sekrang tidak dipakai karena takut ambruk. Itu masa baja ringannya kecil dan ada bagian yang tidak memakai baja ringan. inikan sangat berbahaya," kata Ating Hedi Irawan, Minggu (29/11//2015).
Masih menurut Ating, pihaknya sudah berkali-kali meminta
pelaksana agar bersedia memerbaiki kekurangan dalam pekerjaan. Tapi permintaan
itu tidak digubris. paadahal baru tuntas dibangun setahun lalu tapi sudah banyak yang rusak. Oleh karena itu
sampai saat ini RKB tersebut tidak dipakai karena takut atapnya ambruk
"Sudah menjanjikan mau diperbaiki. Tapi sampai sekarang tidak pernah direalisasikan juga," katanya.
"Sudah menjanjikan mau diperbaiki. Tapi sampai sekarang tidak pernah direalisasikan juga," katanya.
Selanjutnya Ating mengungkapkan, dari jumlah keseluruhan
siswa sebanyak 410 orang, sekolahnya masih kekurangan sekitar dua ruang kelas.
Akibatnya, sekolah terpaksa memakai ruangan perpustakaan dan laboratorium
sebagai tempat sementara kegiatan belajar para siswa.
"Saat ini, kami cuma punya 10 ruang kelas, ini masih kurang. Idealnya 12 ruangan. Untuk kekurangan dua kelas ini, kami sudah sejak lama mengusulkan penambahan kepada disdik, tapi belum ada realisasi," tambah Ating.,
"Saat ini, kami cuma punya 10 ruang kelas, ini masih kurang. Idealnya 12 ruangan. Untuk kekurangan dua kelas ini, kami sudah sejak lama mengusulkan penambahan kepada disdik, tapi belum ada realisasi," tambah Ating.,
Kepala Dinas Pendidikan Subang, Kusdinar mengatakan akan segera melihat kondisi bangunan yang tidak bisa dipakai tersebut.
"Akan kita cek," katanya.(*)
Follow @rakyatsubang